BOGOR – Memasuki persaingan dunia industri modern yang kian
kompetitif, ijazah akademik formal saja tidak lagi cukup untuk menjadi
satu-satunya tiket emas bagi lulusan perguruan tinggi. Dunia usaha dan dunia
industri (DUDI) menuntut bukti nyata atas keterampilan teknis yang telah teruji
dan tersertifikasi secara resmi.
Menjawab tantangan tersebut, Akademi Teknologi Bogor (AKATEK Bogor) menyelenggarakan agenda
akbar Uji Sertifikasi Kompetensi
(UJIKOM) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mahasiswa tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung
dengan tertib dan penuh antusiasme pada hari Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Ruang Aula Lantai 4 Kampus AKATEK Bogor, Jalan Bina Marga No. 17,
Kota Bogor.
Mengusung komitmen kuat “Kompeten, Profesional, Terpercaya”, sertifikasi ini didukung penuh oleh program Diktisaintek Berdampak di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Tut Wuri Handayani. Program ini menjadi pembuktian mutu vokasi AKATEK Bogor dalam mencetak talenta teknik yang siap terap dan langsung terserap kerja.

Urgensi Ujikom BNSP: Validasi Keahlian Berstandar
Nasional & Internasional
Uji kompetensi ini melibatkan asesor berlisensi resmi dari
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pihak ketiga yang terafiliasi dengan BNSP.
Tujuannya adalah menguji dan mengukur sejauh mana keahlian praktis para mahasiswa
telah sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Mahasiswa yang dinyatakan kompeten akan berhak menyandang
sertifikat profesi berlogo Garuda Emas. Sertifikat ini berfungsi krusial
sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang diakui secara legal oleh
industri di tingkat nasional maupun regional ASEAN.

Alur dan Tahapan Ketat Penilaian Ujikom BNSP
Rangkaian asesmen pada Sabtu (12/09/2026) dan dibagi ke dalam tiga tahapan berstandar baku BNSP:
·
1. Tahap Asesmen Mandiri & Uji Teori Tertulis: Mahasiswa mengerjakan paket soal penguasaan konsep,
pemahaman skema kerja teknis, pemecahan studi kasus (troubleshooting), serta
kepatuhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
·
2. Tahap Observasi Praktik & Demonstrasi Nyata: Peserta mendemonstrasikan keahlian langsung di
hadapan asesor. Mahasiswa otomotif melakukan pengujian mesin dan sistem
kelistrikan kendaraan, mahasiswa elektro merakit panel dan pemrograman kontrol,
serta mahasiswa IT mengonfigurasi jaringan dan coding live.
·
3. Tahap Wawancara Mendalam & Verifikasi
Portofolio: Asesor melakukan tanya-jawab
komprehensif untuk menguji ketepatan logika analisa mahasiswa atas hasil
praktik yang dikerjakan serta memeriksa rekam jejak portofolio proyek praktikum
selama perkuliahan.
Pernyataan Pimpinan Kampus: Bukti Konkret Kualitas
Lulusan Vokasi
|
“Pelaksanaan UJIKOM BNSP bagi
mahasiswa Tahun 2026 ini adalah wujud nyata dari DNA vokasi AKATEK Bogor
yang menitikberatkan 70% praktik dan 30% teori. Kami tidak hanya mengantarkan
mahasiswa meraih gelar Ahli Madya, tetapi juga memastikan
mereka mengantongi sertifikat kompetensi profesi negara sebelum melangkah ke
dunia industri. Dengan modal 'Kompeten, Profesional, Terpercaya', alumni kami
memiliki nilai tawar tinggi di mata perusahaan multinasional maupun wirausaha
mandiri.” — Direktur Akademi Teknologi Bogor (Lilis Cucu Sumartini,S.Pi.,M.M) |


Menyiapkan Generasi Emas Teknik untuk Masa Depan
Industri
Keberhasilan penyelenggaraan Ujikom BNSP Tahun 2026 menegaskan dedikasi kampus ini
dalam menjaga kesinambungan kurikulum link-and-match dengan industri. Fasilitas
bengkel praktikum yang modern, ruang aula representatif di lantai 4, serta
laboratorium komputer dan kelistrikan terpadu menjadi ekosistem belajar yang
prima bagi para calon insinyur muda.
Civitas akademika AKATEK Bogor
mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan asesmen dengan hasil
memuaskan. Teruslah berinovasi dan harumkan almamater di kancah nasional maupun
global!