AKADEMI TEKNOLOGI BOGOR

Mencetak Generasi Inovatif dan Berintegritas

Berita AKATEK: Panduan Perawatan Radiator & Oli Mesin: Bebas Overheat dan Mesin Awet
Artikel
31 July 2026 Tim Redaksi

Panduan Perawatan Radiator & Oli Mesin: Bebas Overheat dan Mesin Awet

Panduan Perawatan Radiator & Oli Mesin: Bebas Overheat dan Mesin Awet

Mogok akibat temperatur mesin melonjak tinggi (overheat) adalah salah satu mimpi buruk bagi setiap pemilik kendaraan.

Selain mengganggu perjalanan, suhu panas berlebih dapat membengkokkan kepala silinder (cylinder head) dan menyebabkan kerusakan permanen yang menuntut biaya perbaikan sangat mahal.

Kerusakan fatal tersebut sebenarnya bisa dicegah jika Anda mengetahui cara merawat sistem pendingin (radiator) dan memilih oli mesin yang tepat secara berkala.


4 Langkah Mudah Merawat Sistem Pendingin (Radiator)


Radiator berfungsi menyerap panas dari blok mesin lalu membuangnya ke udara luar. Agar kinerja pendinginan tetap optimal, lakukan langkah perawatan berikut:

  1. Gunakan Radiator Coolant, Bukan Air Biasa
    Hindari mengisi radiator dengan air tanah atau air keran karena mengandung mineral yang memicu karat serta endapan lumpur pada kisi-kisi radiator.
  2. Cek Ketinggian Coolant di Tabung Cadangan (Reservoir)
    Pastikan posisi cairan pendingin selalu berada di antara garis FULL dan LOW. Pengurangan cairan secara drastis menandakan adanya kebocoran sistem.
  3. Periksa Kondisi Tutup Radiator (Radiator Cap)
    Karet tutup radiator yang sudah keras atau getas tidak mampu menahan tekanan panas, sehingga cairan pendingin mudah mendidih dan menguap.
  4. Bersihkan Sirip Radiator dari Kotoran
    Debu, lumpur, dan serangga yang menempel pada sirip alumunium dapat menghambat aliran udara dari kipas pendingin (cooling fan).

Tips Memilih dan Mengganti Oli Mesin yang Tepat


  • Oli berfungsi mengurangi gesekan antar komponen logam, membersihkan gram besi, sekaligus membantu meredam panas mesin.
  • Perhatikan Tingkat Kekentalan (Viskositas SAE): Sesuaikan spesifikasi oli dengan rekomendasi pabrikan kendaraan (misalnya SAE 5W-30 atau 10W-40).
  • Gunakan Oli Berstandar API Service Terbaru: Oli berkualitas menjaga komponen internal mesin dari pembentukan kerak karbon.
  • Patuhi Interval Penggantian: Ganti oli mesin setiap 5.000 hingga 10.000 km, atau maksimal 6 bulan sekali mana yang tercapai lebih dulu.

Tanda-Tanda Komponen Pendingin & Pelumas Mulai Bermasalah

Waspadai sinyal awal berikut sebelum mesin kendaraan Anda mengalami kerusakan parah:

  • Indikator temperatur pada dashboard naik melebihi batas tengah.
  • Suara mesin terdengar lebih kasar dari biasanya.
  • Muncul tetesan cairan berwarna hijau/merah (coolant) atau cokelat kehitaman (oli) di kolong kendaraan.
Bagikan: